sistem penilaian SBMPTN di ubah dan cara mengatasinya

By | 11/04/2018

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau disingkat SBMPTN merupakan seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri menggunakan pola ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, perguruan tinggi negeri, maupun kepentingan nasional. Panitia SBMPTN mengubah pola penilaian di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Setiap jawaban akan dilihat kembali berdasarkan karakteristik soal dan kemampuan peserta.

Sekretaris Panitia SNMPTN/SBMPTN 2018 Joni Hermana mengatakan, penilaian terhadap jawaban SBMPTN pada tahun ini tidak lagi memakai skor empat untuk jawaban benar, skor nol untuk yang tidak menjawab dan nilai minus satu untuk jawaban salah. “Penilaian dengan memakai skor seperti pada SBMPTN 2017 tidak dipakai lagi,” katanya berdasarkan siaran pers.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya ini mengatakan, pada seleksi bersama tahun ini setiap peserta akan dinilai dengan tidak hanya memperhitungkan jumlah soal yang dijawab benar atau salah. Akan tetapi, katanya, pada penilaian tahap pertama maka peserta akan diperhitungkan karakteristik setiap soal jawaban yang salah atau tidak dijawab atau dikosongkan.

Guru Besar Tehnik Lingkungan ini  melanjutkan, penilaian tahap dua yakni dengan menggunakan pendekatan Teori Response Butir (Item Response Theory). Pada metode ini maka setiap soal akan dianalisis karakteristiknya. Diantaranya, dia menjelaskan, adalah tingkat kesulitan relatifnya terhadap soal yang lain dengan mendasarkan pada pola response jawaban seluruh peserta tes tahun 2018.

baca juga  les privat sbmpt di jakarta

  les privat di BSD-PAMULANG-BINTARO

Dia mengatakan, dengan menggunakan model matematika, maka akan dapat diketahui tingkat kesulitan soal-soal yang dikategorikan mudah, sedang, maupun sulit.

Joni mengatakan, karakteristik soal yang diperoleh pada tahap dua kemudian digunakan untuk menghitung skor setiap peserta. Joni menerangkan, soal-soal sulit untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi dibanding soal-soal yang lebih mudah.

Dia menjelaskan, tahap-tahap penghitungan skor ini dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi bidang pengujian , pengukuran dan penilaian. Karena itu, dengan sistem ini maka setiap peserta yang dapat menjawab soal yang sama dan benar akan dapat memperoleh nilai yang berbeda tergantung pada soal mana saja yang mereka jawab dengan benar.

Dia mencontohkan, peserta A dapat menjawab dengan benar lima soal yaitu 1,5,7,1, dan 13 sedangkan peserta B juga dapat menjawab lima soal dengan benar, yaitu nomor 1,5,9,12, dan 15. “Kedua peserta tersebut akan mendapatkan skor akhir yang berbeda karena butir soal yang dijawab dengan benar oleh peserta A memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan butir soal yang dikerjakan dengan benar oleh peserta B,” katanya.

Joni menjelaskan, penskoran ini sudah lama digunakan secara meluas di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa karena dengan menyertakan karakteristik setiap soal dalam penilaian, skor yang diperoleh akan lebih fair dan dapat membedakan kemampuan peserta dengan lebih baik. Kata dia, petunjuk pengerjaan soal yang sesuai dengan sistem penilaian di atas sudah disertakan pada setiap set soal yang dipilihkan.

Joni menjelaskan, pada prinsipnya pada pola penilaian saat ini tidak ada nilai minus satu peserta yang menjawab salah, plus satu yang menjawab benar dan nol jika tidak diisi. “Pola penilaian tahun ini lebih untuk memastikan bahwa nilai yang diperoleh peserta benar-benar fair bagi siswa. Artinya sesuai dengan kompetensi siswa,” ujarnya.

Joni memperkirakan, bagi setiap peserta yang ingin di terima di perguruan tinggi impian maka mereka tidak akan mau mempertaruhkan nasibnya dengan menjawab soal asal-asalan. Joni menjelaskan, sistem ini justru akan menjadi lebih adil bagi mereka yang memang mampu dan pantas untuk diterima di 85 PTN impian. cari rental mobil/ jasa antar jemput ke sekolah/wisata jakarta -tangerang klik di sini lembaga penyedia jasa rental mobil di tangerang selatan

bersumber dari_nasional.sindonews.com

 

A. Strategi Persiapan Beberapa Bulan Sebelum Pelaksanaan SBMPTN

Lakukanlah pengayaan materi ujian sebanyak mungkin, termasuk di dalamnya cara cepat penyelesaian soal-soal SBMPTN. Tipe soal-soal yang keluar dalam SBMPTN dari tahun ke tahun hampir sama sehingga Anda harus sering berlatih mengerjakannya agar Anda terlatih.

Berikut ini beberapa hal teknis yang dapat Anda lakukan selama prapelaksanaan SBMPTN untuk menunjang pengayaan materi Anda, di antaranya:

  1. Aturlah jadwal belajar Anda se-rapi mungkin agar Anda bisa merasa nyaman ketika belajar. Ingat! Materi akan mudah masuk ketika kita benar- benar merasa rileks ketika belajar. Anda bisa menyusun jadwal belajar sendiri, ikut les privat, belajar kelompok, atau ikut bimbel intensif persiapan SBMPTN 2014.
  2. Ketika waktu pelaksanaan SBMPTN semakin dekat, tingkatkan intensitas belajar Anda sesuai dengan jadwal yang Anda buat pada poin a. Sering-seringlah berlatih soal, berlatih mengerjakan soal membuat Anda lebih sempurna dalam persiapan. Gunakan metode ST, yaitu Soal Teori, maksudnya berlatihlah mengerjakan Soal, kemudian pahami Teori atau konsep dasarnya.
  3. Lakukan koreksi terhadap program penjadwalan yang Anda buat pada poin a selama seminggu sekali. Jika jadwal belajar sudah mulai tidak konsisten maka lakukan perubahan jadwal.
  4. Kumpulkan dan kerjakan sebanyak mungkin soal-soal tes SBMPTN dari tahun ke tahun maupun dari berbagai rayon. Tujuannya adalah agar Anda bisa memetakan soal-soal SBMPTN di atas. Dari hasil survei, tipe soal yang diujikaan dalam SBMPTN dari tahun ke tahun memiliki pola atau tipe yang sama. Soal-soal SBMPTN biasanya diambil dari soal-soal yang pernah muncul, baik dari wilayah yang sama maupun lintas wilayah. Selain soal- soal SBMPTN, cobalah untuk berlatih mengerjakan soal-soal Ujian Lokal yang diadakan oleh PTN itu sendiri, seperti SIMAK UIUM UGMSMUP UNPAD, dan Iain-lain. Pastikan tidak ada satu soal pun yang Anda lewatkan.
  5. Sebisa mungkin Anda pahami konsep dasar dari materi ujian matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Ingat, sesulit apa pun tipe soalnya, jika Anda benar-benar menguasai konsep dasarnya maka Anda pasti akan paham bagaimana cara menyelesaikannya. Jangan hanya fokus belajar materi yang Anda kuasai saja karena tiap mata pelajaran sangat esensial menentukan kelulusan Anda dalam SBMPTN.
  6. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah berlatih soal-soal Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA). Sama halnya dengan soal Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD – Saintek), soal-soal TKPA tiap tahunnya juga mempunyai tipe atau pola yang hampir sama. Tes TKPA tidak hanya tergantung dari kemampuan otak Anda, namun tergantung pula pada bagaimana Anda bisa terlatih untuk mengerjakannya.
  7. Sering mengikut Try-Out. Try- Out bermanfaat untuk mengukur kemampuan dan sebagai bahan evaluasi untuk mengukur sejauh mana persiapan Anda dalam menghadapi SBMPTN, selain itu juga untuk membiasakan diri Anda dengan suasana ujian.

B. Strategi Persiapan Sehari Sebelum Pelaksanaan SBMPTN

  1. Kunjungi lokasi ujian, termasuk ruang dan meja yang akan Anda gunakan besok. Lakukan perhitungan waktu perjalanan yang Anda butuhkan untuk sampai ke lokasi ujian dari rumah. Perhitungkan pula kejadian-kejadian yang tidak Anda inginkan sehingga menghambat perjalanan Anda menuju lokasi ujian. Tujuannya adalah agar Anda tidak tersesat dan tidak terlambat pada saat menuju lokasi ujian.
  2. Periksalah kembali keiengkapan ujian, kartu ujian, pensil, rautan pensil, penghapus, dan Iain-lain. Siapkan beberapa pensil yang sudah siap pakai sehingga Anda tidak perlu repot meraut pensil kembali pada saat ujian.
  3. Tidur lebih awal pada malam menjelang pelaksanaan SBMPTN agar pada esok hari Anda bisa bangun lebih awal dengan suasana dan kondisi lebih segar.
  4. Jadikan hari ujian besok sebagai hari yang biasa-biasa saja dan seolah-olah tidak ada ujian, dengan begitu Anda tidak akan merasakan grogi atau nervous.
  5. Sebelum berangkat, mintalah doa restu kepada kedua orangtua . baca les privat sbmptn

C. Strategi Persiapan Pada Saat Pelaksanaan SBMPTN

  1. Jangan sampai  datang terlambat, lebih baik datang terlebih dahulu dan menunggu.
  2. Buat posisi duduk senyaman mungkin, untuk mengerjakan Tes Kemampuan Dasar dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD – Saintek).
  3. Perhatikan aturan-aturan pelaksanaan SBMPTN sesuai instruksi panitia dan juga aturan yang tertera dalam soal ujian.
  4. Isilah LJK selengkap mungkin. Tulis nama, nomor peserta, kode soal, pilihan jurusan, menulis pernyataan, dan lain sebagainya sesuai dengan identitas Anda. Periksa kembali LJK, jangan sampai ada yang terlewati. LJK harus tetap dalam keadaan bersih atau tidak terlipat.
  5. Soal TKPA tahun 2014 sebanyak 90 soal dengan alokasi waktu 105 menit.
  6. Soal Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi sebanyak 60 soal dengan alokasi waktu 105 menit.
  7. Jika dihadapkan pada soal yang susah, tinggalkan dan kerjakan soal yang lain. Jangan berkutik pada satu soal tersebut.
  8. Setiap soal dalam mata ujian memiliki penilaian yang sama sehingga setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.
  9. Setelah ujian selesai, Anda diminta tetap duduk sampai pengawas selesai mengumpulkan LJK. Anda dipersilakan keluar ruang setelah mendapat isyarat dari pangawas untuk meninggalkan ruang.

D. Strategi Persiapan Pada Pascapelaksanaan SBMPTN

Setelah Anda menyelesaikan dua hari yang menyenangkan, barulah Anda bisa mendiskusikan soal-soal SBMPTN yang telah Anda kerjakan. Biasanya, jika Anda mengikuti bimbel, soal-soal tersebut akan dibahas kembali. Namun, jika Anda tidak mengikuti bimbel, Anda dapat melihat pembahasan soal-soal SBMPTN di surat kabar (koran).

Dengan melihat pembahasan soal yang sudah ada, lakukan perhitungan nilai Passing Grade Anda sesuai perhitungan Passing Grade pada artikel Rahasia Lulus SBMPTN dan Masuk PTN Pilihan. Perkirakan apakah soal-soal SBMPTN yang Anda kerjakan dapat membawa Anda tembus SBMPTN atau tidak. Jika kemungkinan Anda kecil dapat tembus SBMPTN maka hal yang dapat Anda lakukan:

  1. Mengikuti Ujian Lokal Masuk PTN yang diadakan setelah SBMPTN.
  2. Mengikuti Ujian Masuk program Studi D3 di berbagai PTN. Anda tidak perlu malu masuk D3 karena masih terbuka kesempatan bagi Anda untuk melanjutkan kejenjang S1.

penelusuran terkait dengan sistem penilaian SBMPTN di ubah

les privat sbmptn guru ke rumah di bsd

hadapi ujian nasional siswa persiapkan 5 hak ini

tips tembus SBMPTN saintek 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.